Dikirim Liputan Porprov, 3 Wartawan Halteng Tidur di Teras Warga
TOBELO – Tiga wartawan asal Halmahera Tengah yang ditugaskan meliput upacara pembukaan Porprov V Maluku Utara di Tobelo, Senin (8/6/2026), diduga terlantar setelah tidak mendapatkan fasilitas penginapan yang semestinya disiapkan selama agenda peliputan berlangsung.
Ketiga jurnalis tersebut mengaku datang ke Tobelo atas arahan Bagian Humas dan Protokoler Halmahera Tengah untuk menjalankan tugas peliputan resmi. Namun setibanya di lokasi, mereka tidak memperoleh kamar hotel maupun penginapan sebagaimana yang diharapkan.
Akibat minimnya koordinasi dan tidak adanya kepastian tempat menginap, ketiga wartawan itu terpaksa bertahan dengan tidur di emperan teras rumah warga di Desa Wosia, Kecamatan Tobelo Tengah. Kondisi tersebut memicu sorotan karena dinilai mencerminkan lemahnya tanggung jawab dan kesiapan pihak terkait dalam mendukung tugas jurnalistik di ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Ironisnya, di tengah kemeriahan pembukaan Porprov V Maluku Utara yang menampilkan berbagai seremoni dan penyambutan tamu, tiga wartawan yang menjalankan tugas peliputan justru harus menghadapi kondisi memprihatinkan tanpa fasilitas dasar berupa tempat beristirahat yang layak.
Peristiwa ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai komitmen dan tanggung jawab penyelenggara maupun pihak yang mengarahkan keberangkatan para jurnalis tersebut. Sebab, wartawan merupakan bagian penting dalam menyampaikan informasi kepada publik, bukan pihak yang seharusnya dibiarkan berjuang sendiri hingga tidur di teras rumah warga demi menjalankan tugas peliputan. (Red)













