SK Karateker Desa Loleo Terjebak Tiga Versi Pernyataan…
Halmahera Selatan
Diduga Korupsi Meliaran Rupiah, Kades Loleo Tantang Pemda Pecat Dirinya dengan Sumpah Potong Jari :Bupati Takut Berhentikan Kades
Diduga Korupsi Meliaran Rupiah, Kades Loleo Tantang Pemda…
LSM KANe Akan Gelar Aksi Terkait Polemik Di Desa Indong Soal Tuntut Transparansi Dana Desa dan Klarifikasi Dugaan Perselingkuhan Oknum Kades
LSM KANe Akan Gelar Aksi Terkait Polemik Di…
Himapro Hukum dan PGSD Satukan Gerakan dalam Program Kerja Kedua, Sasar Ruang Kelas dan Masjid UNSAN
*Himapro Hukum dan PGSD Satukan Gerakan dalam…
DENDA HSM Rp2,27 TRILIUN, AKTIVIS DESAK NEGARA BERTINDAK
Kerusakan 234,04 Hektare Dipersoalkan, Penegakan Denda dan Pemulihan…
FORMAHSEL Tantang KPK Usut Dugaan Pungutan Rp6,2 Miliar di Halsel
Foto aksi di depan kantor KPK di Jakarta…
LSM KANe Malut Desak BPMD Halsel Pecat Kades Sengga Baru, Warga Tuntut Transparansi APBDes 2023-2025
LSM KANe Malut Desak BPMD Halsel Pecat Kades…
Tim Relokasi Kawasi Gelar Sosialisasi Terbuka, Warga Diajak Berdialog
Tim Relokasi Kawasi Gelar Sosialisasi Terbuka, Warga Diajak…
LSM KANe Malut Desak Inspektorat Halsel Segera Lakukan Audit Khusus Pengelolaan Anggaran Desa Sengga Tahun 2025 dan 2026 Tahap 1
Asbar Sandiah: Sekertaris LSM KANe Malut “Audit Rutin…
TINGGALU JR KALA 1-0 DARI GARUDA FC MA. DAN SMKN 5 FC TUMBANGKAN SAMUDRA FC 2-0, DI LAGA PIALA KUKUPANG CUP 1
TINGGALU JR KALA 1-0 DARI GARUDA FC MA….
Maluku Utara Menggugat, Bukan Penonton di Tanah Sendiri
TERNATE – Gelombang perlawanan terhadap tata kelola…
KRONOLOGI MENGERIKAN: DITAMPAR DUA KALI, DITIKAM DAN DISERANG BERSAMA PENGIKUT
KORBAN BERJUANG MEMPERTAHANKAN DIRI – PIHAK KELUARGA MENDESAK…
HUT ke-81 RI | Akademisi UNH Prodi Perikanan Nasir Haya: Laut Bukan Sekadar Sumber Daya, Tetapi Hak Hidup dan Masa Depan Rakyat Pesisir
Kedaulatan Laut Harus Kembali ke Rakyat, Nelayan Jangan…
Gubernur Maluku Utara Soroti Konektivitas dalam Pemerataan Pembangunan
Gubernur Maluku Utara Soroti Konektivitas dalam Pemerataan Pembangunan TERNATE, MALUKU UTARA — Peringatan 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia kembali membawa perhatian pada pemerataan pembangunan di daerah kepulauan, termasuk Maluku Utara yang dalam beberapa tahun terakhir mencatat pertumbuhan ekonomi tinggi. Bagi Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos, makna HUT ke-81 RI tidak hanya berkaitan dengan tonggak sejarah, tetapi juga bagaimana kemerdekaan diwujudkan melalui pembangunan yang menghadirkan keadilan dan kesejahteraan. “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur. Kata adil itu tentang pemerataan, sedangkan makmur tentang kesejahteraan. Itulah tujuan dan harapan masyarakat,” ujar Sherly. Menurut Sherly, tantangan Maluku Utara bukan lagi semata mengejar pertumbuhan ekonomi, melainkan memastikan manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Salah satu persoalannya adalah konektivitas. “Pembangunan di Maluku Utara belum inklusif. Salah satu penyebab utamanya adalah konektivitas karena masih banyak wilayah yang belum terhubung oleh jalan dan jembatan yang layak,” kata Sherly. Keterbatasan infrastruktur berdampak pada aktivitas ekonomi, pelayanan publik, dan mobilitas masyarakat. Persoalan tersebut menjadi semakin relevan di wilayah kepulauan seperti Halmahera Selatan. Di Pulau Obi, perkembangan kawasan industri berjalan bersamaan dengan kebutuhan memperkuat akses antar desa dan fasilitas dasar masyarakat. Salah satunya melalui pembangunan Jembatan Sungai Akelamo yang menghubungkan Desa Kawasi dan Desa Soligi….
