DaerahHALTENGMaluku UtaraNasionalPemerintahanPENDIDIKAN

Kepsek SMAN 7 Halteng Luruskan Isu Penelantaran Siswa PKL

43
×

Kepsek SMAN 7 Halteng Luruskan Isu Penelantaran Siswa PKL

Sebarkan artikel ini

 

Soal Siswa PKL di Weda, Kepsek SMAN 7 Halteng Beri Klarifikasi

HALTENG — Kepala SMAN 7 Halmahera Tengah, Daud Sabtu, memberikan klarifikasi terkait informasi yang menyebut sejumlah siswa sekolah tersebut terlantar saat menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Weda.

Daud menegaskan, kondisi siswa yang masih berada di mes di Patani, Weda, bukan karena ditelantarkan oleh pihak sekolah. Menurutnya, kepulangan para siswa terkendala jadwal keberangkatan kapal dari Weda menuju Patani.

“Bukan ditelantarkan siswa SMAN 7 Halteng yang melaksanakan PKL di beberapa dinas di Weda, tetapi menunggu jadwal kapal,” ujar Daud via pesan singkat Senin, (5/10/2026).

Ia menjelaskan, pihak sekolah telah melakukan koordinasi terkait kepulangan siswa, termasuk dengan Nahkoda atau Kapten Kapal Fajar yang melayani perjalanan menuju Patani.

Daud menyebut Kapal Fajar dijadwalkan berangkat dari Weda pada malam Senin. Untuk memastikan siswa dapat kembali ke desa asal, biaya tiket kepulangan para siswa disebut akan ditanggung oleh pihak sekolah.

“Pihak sekolah sudah koordinasi dengan Nahkoda/Kapten Kapal Fajar. Tiket kepulangan siswa-siswi ditanggung oleh pihak sekolah dan ditransfer langsung kepada kapten kapal,” jelasnya.

Klarifikasi tersebut disampaikan untuk meluruskan informasi sebelumnya yang menyebut siswa SMAN 7 Halteng terlantar setelah menyelesaikan kegiatan PKL di sejumlah instansi di Weda.

Dengan adanya kepastian jadwal kapal dan koordinasi pihak sekolah, para siswa diharapkan dapat kembali ke Patani dengan aman dan melanjutkan aktivitas mereka di lingkungan masing-masing.

Pihak sekolah juga diharapkan terus memastikan kebutuhan siswa selama proses kepulangan, terutama terkait transportasi dan pendampingan, sehingga kegiatan PKL dapat berlangsung dan berakhir dengan baik. (Red)