HiburanMaluku UtaraPoisiRomantis

Kesabaranmu, Cahaya Rumahku

425
×

Kesabaranmu, Cahaya Rumahku

Sebarkan artikel ini

Kesabaranmu, Cahaya Rumahku

Di saat hari terasa berat dan beban menekan bahuku,

kau hadir bukan dengan keluhan, melainkan dengan senyum penenang kalbu.

Ketika kata-kataku kasar atau semangatku mulai runtuh,

kau terima dengan lembut, memaafkan tanpa menuntut balas sedikitpun.

 

Kau sabar menahan lapar demi menyisakan makanan untuk kami,

sabar menahan lelah meski tanganmu sudah gemetar bekerja seharian penuh,

sabar menunggu saat aku terlambat pulang, sibuk mencari sepotong rezeki yang tak menentu,

tak pernah bersungut, tak pernah membandingkan dengan kemewahan milik orang lain.

 

Kau sabar menghadapi sifatku yang kadang keras dan sulit dimengerti,

menjadi pendengar setia saat dunia seolah memalingkan wajah dariku,

menyiram hati yang kering dengan kasih yang tak pernah kering,

membangun kembali harapan yang hampir hancur lebur dihantam badai kehidupan.

 

Bukan karena kau tak merasakan sakit atau tak lelah berjuang,

hanya saja kesabaranmu berakar pada kasih yang tulus dan keyakinan yang kokoh.

Kau percaya bahwa kesulitan tak abadi, bahwa berbagi beban akan meringankan semuanya,

bahwa kasih yang dibangun dengan kesabaran akan bertahan hingga ke penghujung usia.

 

Terima kasih istriku, malaikat tanpa sayap yang Tuhan titipkan untukku,

atas kesabaranmu yang tak terukur, atas kasihmu yang tak bertepi.

Kaulah penyejuk hati yang paling dalam, pondasi kokoh rumah tangga kita,

setiap tetes keringat dan kesabaranmu akan Tuhan balas dengan kebahagiaan yang tak terhingga.

Tangan ini akan terus menggenggam mu erat hingga napas terakhirku berhenti,

akan berusaha membalas kasihmu meski tak akan pernah cukup,

karena kesabaranmu adalah harta paling berharga yang kumiliki,

cahaya yang tak pernah padam menerangi jalan hidup kita bersama.

 

Penulis p : Barens.