DaerahHalmahera UtaraHALTENGHiburanKesehatanMaluku UtaraNasionalPemerintahanSport

Bupati Halteng Murka! Penilaian Pencak Silat Porprov Malut Diduga Tidak Adil

224
×

Bupati Halteng Murka! Penilaian Pencak Silat Porprov Malut Diduga Tidak Adil

Sebarkan artikel ini

TOBELO — Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, melancarkan protes keras terhadap dugaan ketidakadilan penilaian dalam pertandingan pencak silat Porprov Maluku Utara 2026 di Gelanggang Olahraga (GOR) Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara Sabtu (13/6/2026).

Ikram menilai terdapat kejanggalan serius yang berpotensi mencederai prinsip sportivitas dan fair play. Bahkan, menurutnya, perubahan nilai diduga sudah terjadi sejak awal pertandingan, sebelum kontak fisik berlangsung. Kondisi tersebut memicu kecurigaan adanya penilaian yang tidak objektif dan merugikan atlet Halmahera Tengah.

“Ini bukan sekadar soal kalah atau menang, tetapi soal keadilan. Atlet bertanding dengan keringat, latihan, dan pengorbanan, bukan untuk dikalahkan oleh penilaian yang dipertanyakan,” tegas Ikram.

Ia menyoroti sejumlah teknik dan serangan atlet Halteng yang dinilai tidak memperoleh poin sebagaimana mestinya. Dugaan tersebut semakin menguat setelah video pertandingan beredar luas dan memicu reaksi publik di media sosial.

Bupati Halteng menegaskan, olahraga tidak boleh menjadi arena yang membuka ruang bagi dugaan keberpihakan, intervensi, atau praktik yang merusak integritas kompetisi. Jika dibiarkan, hal itu bukan hanya merugikan atlet, tetapi juga mengancam kredibilitas Porprov sebagai ajang pembinaan prestasi olahraga daerah.

Ikram mendesak evaluasi menyeluruh terhadap perangkat pertandingan dan sistem penilaian agar setiap atlet memperoleh hak yang sama di atas gelanggang. Menurutnya, masa depan olahraga Maluku Utara tidak boleh dibangun di atas keputusan yang menimbulkan kontroversi dan rasa ketidakadilan.

“Jangan bunuh semangat atlet dengan penilaian yang dipersoalkan. Sportivitas harus menjadi harga mati. Tanpa keadilan, kemenangan kehilangan kehormatan,” tandasnya. (Odhe/Red)