DaerahEkonomi & BisnisHALTENGLINGKUNGANMaluku UtaraNasionalPemerintahan

Bupati Halteng Rombak Besar Birokrasi, Puluhan Pejabat Diganti

151
×

Bupati Halteng Rombak Besar Birokrasi, Puluhan Pejabat Diganti

Sebarkan artikel ini

Foto Pelaktikan Sejumlah Pimpinan OPD di Lingkup Pemda Halteng

HALTENG — Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, mengguncang struktur birokrasinya. Bupati Halmahera Tengah Ikram Malam Sangadji, resmi melakukan perombakan dan penyegaran besar-besaran terhadap jajaran birokrasi dengan melantik puluhan pejabat, mulai dari Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT), Administrator, hingga Pengawas.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Aula Salahuddin Kantor Bupati Halmahera Tengah, Kamis (20/8/2026). Hadir dalam agenda tersebut Wakil Bupati Ahlan Djumadil, S.IP, Sekretaris Daerah Bahri Sudirman, S.H., M.Hum., jajaran pimpinan OPD, serta Ketua dan anggota DPRD Kabupaten Halmahera Tengah.

Perombakan ini bukan sekadar pergantian kursi jabatan. Bupati Ikram menegaskan, birokrasi harus bergerak lebih cepat, bekerja lebih keras dan meninggalkan pola kerja yang lamban.

“Pelantikan dan rotasi jabatan ini adalah hal yang lumrah dalam organisasi pemerintahan. Saya minta kepada seluruh pejabat yang baru dilantik untuk segera tancap gas, bekerja profesional, menjaga integritas, dan mengawal prioritas pembangunan daerah demi kesejahteraan warga Halmahera Tengah,” tegas Ikram.

Pesan tersebut menjadi perintah terbuka bagi pejabat yang baru dilantik. Mereka dituntut membuktikan bahwa rotasi dan promosi jabatan bukan sekadar perubahan nomenklatur, melainkan harus menghasilkan peningkatan kinerja yang dapat dirasakan masyarakat.

Kepala BKPSDM Halmahera Tengah Arman Alting memastikan proses pengisian dan penyegaran jabatan telah melalui mekanisme serta pertimbangan sesuai regulasi kepegawaian.

“Pengangkatan dan penyegaran posisi ini didasarkan pada pertimbangan kompetensi, rekam jejak, dan kebutuhan organisasi. Kami berharap para pejabat yang dilantik dapat membawa energi baru dan meningkatkan efektivitas kinerja di unit kerja masing-masing,” ujarnya.

Tujuh Pejabat Eselon II Bergeser

Pada level JPT Pratama berdasarkan SK Bupati Halmahera Tengah Nomor 821.2/KEP/414/2026, sebanyak tujuh pejabat mengalami pergeseran dan pengisian jabatan strategis.

Ahmadiarsyah, ST, M.Sc bergeser dari Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan.

Mardiatiningsi Kitong, S.Pd., M.Si ditetapkan sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, setelah sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan.

Husen Umagapi, SH., M.Si bergeser dari Kepala Bagian Hukum Setda menjadi Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.

Sementara Hakkamy Husain, SH bergeser menjadi Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda.

Husain Ali, SE, MM dipercaya memimpin Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah setelah sebelumnya menjabat Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan.

Rijja Rajana, SKM., MPH ditunjuk sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Sedangkan Muhammad Subhan, SH dipercaya menjadi Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Struktur Administrator Turut Dirombak

Pada level Administrator berdasarkan SK Bupati Nomor 821.2/KEP/416/2026, tujuh pejabat juga mengalami rotasi.

Yusri Muslimin, SH menjadi Kepala Bagian Hukum Setda. Hajar Adam, S.TP dipercaya sebagai Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan.

Ricky Nusah, S.ST.Par menjadi Sekretaris Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, sementara Nurdin Ahmad, SE bergeser menjadi Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata.

Abd. Kadir Djamaludin, SSTP ditetapkan sebagai Kepala Bidang Pemerintahan Desa pada Dinas PMD.

Siti Hawa Husen, S.Mn dipercaya memimpin Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan pada Dinas Ketahanan Pangan.

Adapun Ruslia Gani, SE ditetapkan sebagai Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja.

Eselon IV Hingga Kecamatan Ikut Bergerak

Perubahan tidak berhenti di level atas. Berdasarkan SK Bupati Nomor 821.2/KEP/417/2026, sebanyak 15 pejabat Pengawas dan pejabat kecamatan turut dilantik.

Mereka antara lain Muhammad Akhdiyanoor Wirahadi, S.Tr.IP., MM, Soleman Suid, S.Pd., M.Pd., Mohamat Fadly Mony, ST, Muhamad Rizal Bimantara B.Sou, S.STP, Mujali Musin, S.Pd., M.Pd, Sofyan Senen, ST., MM, Kabul Priyono, S.IP, Rahmatullah, SP, Nuryanti Basri, S.Pd, Firdaus Muhammad, S.Pd, Aklion Sangaji, Maskur Husain, S.Pi, Jemi Hamisi, S.Pd, Jasman Mujari, S.Pd, dan Sumanti Muhammad, SE.

Mereka ditempatkan pada berbagai posisi strategis di BKPSDM, Badan Pengelolaan Perbatasan, Satpol PP, BPKAD, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Dinas Pendidikan, serta sejumlah kantor kecamatan.

Kini Beban Ada di Pundak Pejabat Baru

Perombakan besar ini sekaligus menjadi ujian bagi Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah. Setelah kursi bergeser dan jabatan berganti, publik kini menunggu hasilnya.

Birokrasi tidak boleh berhenti pada seremoni pelantikan, sumpah jabatan, dan pergantian nama di papan kantor. Kinerja, disiplin, integritas, kecepatan pelayanan dan keberpihakan kepada masyarakat harus menjadi ukuran utama.

Bupati telah meminta jajaran baru “tancap gas”. Artinya, tidak ada ruang untuk birokrasi yang lamban, bekerja setengah hati atau sekadar mempertahankan rutinitas.

Rotasi telah dilakukan. Kursi telah berganti. Kini masyarakat menunggu pembuktian. Jika kinerja tidak berubah, maka perombakan sebesar apa pun hanya akan menjadi pergantian jabatan tanpa perubahan berarti. (Odhe)