Ekonomi & BisnisKota Muara EnimNasionalPemerintahanSumatra Selatan

Di kuranginya Dana Transfer Pusat Ke Daerah,1,4 Triliun Pemkab Muara Enim Dorong Dunia Usaha Salurkan CSR Lewat RKPD Non-APBD

349
×

Di kuranginya Dana Transfer Pusat Ke Daerah,1,4 Triliun Pemkab Muara Enim Dorong Dunia Usaha Salurkan CSR Lewat RKPD Non-APBD

Sebarkan artikel ini

Di kuranginya Dana Transfer Pusat Ke Daerah,1,4 Triliun Pemkab Muara Enim Dorong Dunia Usaha Salurkan CSR Lewat RKPD Non-APBD Muara Enim,Sumatera Selatan.
Pemerintah Kabupaten Muara Enim terus berupaya mengoptimalkan pembangunan daerah di tengah keterbatasan anggaran akibat pemotongan dana transfer pusat sebesar Rp1,4 triliun. Salah satu langkah yang diambil yakni mendorong dunia usaha untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan melalui penyelarasan program Corporate Social Responsibility-Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR-TJSL) perusahaan dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Non-APBD. Hal tersebut dibahas dalam Rapat CSR-TJSL yang dipimpin langsung Plt. Bupati Muara Enim, Ir. Hj. Sumarni, M.Si., di Ruang Rapat Pangripta Nusantara Bappeda Muara Enim.

Dalam rapat yang dihadiri unsur Forkopimda, Sekda, Ir. H. Yulius, M.Si., jajaran kepala OPD serta segenap pimpinan BUMN/BUMS/BUMD di Kab. Muara Enim, Plt. Bupati menyoroti masih minimnya keterlibatan aktif dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah. Berdasarkan data, Plt. Bupati menyampaikan dari 500 perusahaan yang terdaftar dan beroperasi di Kabupaten Muara Enim, baru sekitar 30 perusahaan yang sudah berkomitmen secara nyata dan aktif dalam Forum CSR. Oleh sebab itu, dirinya menegaskan pentingnya komitmen bersama agar aspirasi masyarakat dari tingkat desa hingga kabupaten yang tertuang dalam RKPD Non-APBD dapat diakomodir sebagai kegiatan CSR perusahaan, serta diperkuat melalui penandatanganan kesepakatan bersama agar pelaksanaan di lapangan memiliki kepastian dan arah yang jelas.

Lebih lanjut, Plt. Bupati-pun mendorong kontribusi aktif sektor dunia usaha dalam menyukseskan berbagai agenda daerah, salah satunya pelaksanaan Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (FORPROV) II Sumatera Selatan Tahun 2026 pada November mendatang di mana Muara Enim ditunjuk sebagai tuan rumah. Dirinya berharap peran CSR tidak hanya membantu pembangunan infrastruktur dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang tertunda akibat efisiensi anggaran saja, akan tetapi juga menyokong kesuksesan Muara Enim sebagai tuan rumah kegiatan tingkat Prov. Sumsel tersebut.

 

Bg:Nop