HALSEL, Lidikpost.com – Kepala Puskesmas Indari Kecamatan Bacan Barat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut) Dhawi Kamarullah berserta bendahara BOK diduga kuat malas berkantor.
Sebagai Kepala Puskesmas yang semestinya bertanggung jawab, memimpin dan mengawasi serta mengkoordinir seluruh kegiatan dan keaktifan anak buahnya malah diduga lalai dari tanggung jawab sebagai pimpinan.
Sumber terpercaya Media ini mengungkapkan, Kapus Dhawi Kamarullah dan bendahara BOK lebih sering berada di Ibu Kota Kabupaten, ketimbang berada di tempat tugas Desa Indari.
Kebiasaan Kapus dan Bendahara BOK yang jarang terlihat di tempat tugas tersebut membuat masyarkat bertanya-bertanya akan kedisiplinan kapus dan Bendahara BOK.
” Kapus itu jarang berada di Indari begitu juga dengan Bendhara BOK. Bendahara hanya masuk setelah pencairan BOK dan penyaluran hak, setelah itu sudah tidak lagi terlihat, ” ujar sumber yang namanya tidak disebutkan. Jumaat (19/9/2024) beberapa waktu lalu.
Sumber yang mengaku sebagai petugas di UPTD Puskesmas Indari itu menambahkan, selain jarang berkantor, Gaji sejumlah Nakes PPPK di Puskemas Indari hingga saat ini belum di bayarkan Kapus.
Selain itu, insentif motoris yang menjadi hak mutlaknya tidak diserahkan seluruhnya saat penerimaan gaji. Ia (Sumber) menyayangkan ketidakefisienan bertugas Kapus dan Bendahara serta gaji sejumlah nakes yang diduga ditahan . Dirinya dalam kesempatan tersebut mengeluhkan hal tersebut sembari meminta Pemda Halsel agar memberikan teguran keras kepada Kapus yang diduga malas berkantor dan belum menyalurkan hak sebagian Nakes PPPK.
” Kami para Nakes berharap kepada Bapak Bupati dan Kadinkes Halsel Asia Hasyim agar memberi teguran sehingga hal semacam itu tidak lagi terulang. Kemudian terkait gaji beberapa Nakes yang belum dibayarkan, kepada Bapak Bupati Hassan Ali Bassam Kasuba kami berharap agar bisa membantu menyelesaikan gaji beberapa Nakes PPPK yang belum terbayarkan,” pintanya.
Terpisah Kadinkes Halsel Asia Hasyim saat dimintai keterangan di sela-sela kegiatannya di Kantor Bupati saat menghadiri kegiatan pelantikan jabatan fungsional guru dan kesehatan meminta wartawan agar kembali menelusuri gaji beberapa Nakes yang belum di bayarkan.
” Tidak mungkin tidak dibayar, Coba di cari tau dulu, ” singkat Kadinkes Asia Hasyim.
Sementara itu, hingga berita ini ditayangkan Kapus Dhawi Kamarullah belum memberikan keterangan Resmi. (Shain).









