Halmahera TimurHALTENGLINGKUNGANNasionalPemerintahanSosial

Jejak Sunyi Penjaga Hutan Halmahera

236
×

Jejak Sunyi Penjaga Hutan Halmahera

Sebarkan artikel ini

HALMAHERA ~ Di jantung hutan Halmahera, langkah-langkah sunyi O’Hongana Manyawa atau Suku Tobelo Dalam menyimpan kisah yang tak sekadar layak dikenang, tetapi juga diwariskan. Jejak kehidupan mereka kini diabadikan melalui sebuah film dokumenter yang lahir dari semangat edukasi, penghormatan terhadap masyarakat adat, serta ikhtiar menjaga warisan budaya Indonesia.

Diproduksi di kawasan Taman Nasional Aketajawe Lolobata dan sejumlah wilayah adat di pedalaman Halmahera, dokumenter ini merekam harmoni manusia dengan alam melalui pendekatan yang etis, partisipatif, dan menghormati adat istiadat. Film ini menghadirkan potret kehidupan O’Hongana Manyawa sebagai penjaga hutan, pewaris pengetahuan tradisional, sekaligus pengingat bahwa hutan bukan sekadar ruang hidup, melainkan rumah yang menyimpan napas peradaban.

Melalui bahasa sinema yang puitis dan humanis, dokumenter ini tidak hanya memperlihatkan tradisi berburu, meramu, dan nilai gotong royong, tetapi juga menyampaikan pesan yang menyentuh hati, bahwa setiap budaya memiliki cerita yang pantas didengar, setiap hutan memiliki penjaga yang patut dihormati, dan setiap generasi memikul tanggung jawab untuk menjaga keduanya tetap lestari.

Produser sekaligus Ketua Tim Pelaksana, Muhammad Sofyan Ansar (Opan Jacky), menegaskan bahwa karya ini merupakan bentuk penghormatan kepada masyarakat adat yang selama ini menjaga keseimbangan alam Halmahera. Menurutnya, dokumenter tersebut diharapkan menjadi jembatan yang menghubungkan masyarakat luas dengan kearifan lokal, sekaligus mengajak semua pihak menghormati hak-hak masyarakat adat dan menjaga kelestarian hutan.

Direncanakan diputar di berbagai forum kebudayaan, lembaga pendidikan, festival film dokumenter, hingga platform digital, film ini diharapkan menjadi media pembelajaran yang menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya Indonesia. Sebab, ketika jejak mereka tetap hidup dalam ingatan, sesungguhnya kita sedang merawat masa depan yang lebih arif di mana manusia dan alam tetap saling menjaga dalam keheningan yang penuh makna. (Odhe)