Terkini

Pelabuhan yang Pernah Berdiri Kokoh, Kini Tinggal Kenangan Usai Diguncang Gempa

138
×

Pelabuhan yang Pernah Berdiri Kokoh, Kini Tinggal Kenangan Usai Diguncang Gempa

Sebarkan artikel ini

Pelabuhan yang selama ini menjadi urat nadi aktivitas ekonomi dan transportasi warga, kini hanya menyisakan puing dan kenangan. Sebelum kejadian gempa bumi yang mengguncang wilayah Desa Kurunga Kecamatan Kepulauan Joronga, Kabupaten Halmahera Selatan, pelabuhan itu dikenal sebagai bangunan yang berdiri kokoh dan menjadi simbol ketahanan serta harapan masyarakat pesisir.

Setiap hari, pelabuhan tersebut dipadati aktivitas bongkar muat barang, nelayan yang berangkat dan pulang melaut, hingga warga yang menyeberang ke daerah seberang. Struktur beton yang kuat serta tiang-tiang penyangga yang tertanam dalam di dasar laut membuat pelabuhan itu diyakini mampu bertahan dari berbagai cuaca ekstrem.

Namun, gempa bumi yang terjadi secara tiba-tiba mengubah segalanya dalam hitungan detik. Getaran kuat membuat sebagian besar struktur retak dan roboh. Beberapa bagian dermaga ambruk ke laut, sementara fasilitas penunjang seperti ruang tunggu dan kantor operasional mengalami kerusakan parah.

Warga setempat mengaku tak menyangka pelabuhan yang selama ini menjadi kebanggaan daerah bisa runtuh secepat itu. “Sebelum gempa, pelabuhan ini sangat kuat. Kami merasa aman beraktivitas di sini,” ujar salah seorang nelayan yang setiap hari menggantungkan hidupnya di pelabuhan tersebut.

Akibat kejadian ini, aktivitas ekonomi masyarakat pun terganggu. Distribusi barang tersendat, nelayan kesulitan melaut, dan transportasi penyeberangan terpaksa dihentikan sementara demi keselamatan. Pemerintah daerah telah meninjau lokasi dan berjanji akan segera melakukan pendataan serta merencanakan pembangunan kembali fasilitas pelabuhan.

Kini, pelabuhan yang dulu berdiri kokoh itu tinggal menjadi cerita dan kenangan. Masyarakat berharap, ke depan akan dibangun kembali pelabuhan yang lebih kuat dan tahan terhadap bencana, agar roda perekonomian bisa kembali berputar dan kehidupan warga pesisir kembali normal.