Terkini

Wakil Bupati Halsel Helmi Umar Muhcin Sempatkan diri Hampiri Warga Yang Terdampak Banjir di Amasing Kali.

39
×

Wakil Bupati Halsel Helmi Umar Muhcin Sempatkan diri Hampiri Warga Yang Terdampak Banjir di Amasing Kali.

Sebarkan artikel ini

 Wakil Bupati Halsel Kunjungi Warga Terdampak Banjir

Labuha- Wakil Bupati Halmahera Selatan Helmi Umar Muchsin di dampingi Badan Penanggulangan Bencana Daerah turun mengunjungi Kamp Pengungsian Desa Rawabadak Amasing Kota Utara.

Warga Amasing Kota Utara terpaksa menggunakan bangunan SMP Negeri I dan SDN 12 Halmahera Selatan untuk dijadikan kamp pengungsian sementara hingga kondisi banjir surut dan dinyatakan aman oleh Pemerintah Daerah.

Dalam kunjungannya ke kamp pengungsian, Wabup Helmi melakukan dialog dengan warga terdampak terkait kesiapan selama mengungsi, dari makanan, tempat tidur serta ketersediaan obat-obatan menjadi perhatian khusus orang nomor dua di Halsel itu.

Selain ketersediaan makanan, tempat tidur dan obat-obatan. Lampu penerangan di kamp pengungsian juga penting. Selain orang Dewasa Balita dan anak-anak juga ikut dalam kamp pengungsian.

“Pak Bupati sudah perintahkan semua OPD agar turun membantu warga terdampak Banjir, Untuk OPD seperti BPBD, PUPR dan Dinkes Halsel menjadi garda terdepan karena banyak dari pengungsi terdapat anak-anak, Balita dan juga Lansia,” ungakap Wakil Bupati, Sabtu 22 Maret 2025.

Selain kebutuhan warga, Wakil Bupati juga menyiapkan takjil untuk buka puasa bagi warga selama berada di kamp pengungsian.

Orang nomor dua di Pemkab Halsel itu meminta agar warga tetap berada di kamp pengungsian hingga kondisi cuaca benar-benar membaik.

“Dikhawatirkan ada banjir susulan ketika turun hujan. Untuk itu, Warga di minta tetap berada di kamp pengungsian sampai kondisi cuaca benar-benar membaik,” pintanya.

Terpisah, Tokoh Agama Amasing Kota Utara Husen Radjaloa kepada Wakil Bupati mengatakan, Air mulai meluap pada pukul 06 pagi WIT, di mulai dari sungai Paisu Matina atau sering di sebut warga Amasing sebagai Air Mati.

“Jam 06 Air sudah mulai meluap ke pemukiman warga melalui Sungai Mati dari Desa Amasing Kali, tepat pukul 09 pagi tadi Warga sudah mulai mengungsi karena Air sudah setinggi lutut orang Dewasa, bahkan sebagian Warga menggunakan perahu Kayu untuk mengangkut barang-barang seadanya ke tempat pengungsian,” tutur Imam Rawabadak Husen Radjaloa saat berdiskusi dengan Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin. (red)